…………Travel Tourism Indonesia…TTIspot

. . . . . . . . . . Mari kita monitor denyut nadi pariwisata. Lihat PILIH KATEGORI.

Prospek Kegiatan dan bisnis Pariwisata 2009

Posted by Arifin Hutabarat pada 28 September, 2008

Sapta Nirwandar

Sapta Nirwandar

Pariwisata Indonesia tahun 2009 diproyeksi akan mendatangkan wisman delapan juta, yang jumlahnya dirinci dengan target-target sbb.: Dari Singapura 1.850.000 ; Malaysia 1.200.000, Eropa 700.000, Jepang 680.000, Australia 550.000, China 520.000, Korea Selatan 480.000, Taiwan 310.000, India 210.000, Amerika 200.000, Filipina 150.000, Timur Tengah 100.000 dan Pasar Lainnya 1.025.000.

 

   Dirjen Pemasaran Pariwisata, Sapta Nirwandar, memaparkan prospek itu secara khusus di hadapan para pelaku industri pariwisata dan pimpinan instansi pariwisata dari daerah-daerah, minggu lalu di Jakarta. Pemaparan tersebut dilanjutkan dengan pembahasan kelompok, yang dibagi atas kelompok-kelompok menurut pasar utama pariwisata Indonesia. Pokoknya, dalam hal ini pemerintah meminta masukan langsung dan terbuka dari masyarakat professional. Yaitu masing-masing kelompok untuk pasar Jepang, Korea, ASEAN, Asia Timur, Eropa, Australia, Amerika, Timur Tengah.

   Dilihat dari sudut faktor aksesibilitas, tahun 2009 kegiatan pariwisata Indonesia akan didukung oleh adanya penambahan rute, kapasitas dan frekuensi penerbangan regional yang dilakukan oleh beberapa maskapai sejak semester kedua tahun 2008. Yaitu Garuda Indonesia, AirAsia, Singapore Airlines, Korean Air, Viva Macao, Mahan Air, Aeroflot, Virgin Blue, Jet Air dan Pacific Blue.

   Dilihat dari sudut produk, yang merupakan faktor atraksi dalam paduan produk industri pariwisata, memang tampak masih dalam proses mencari tambahan produk yang layak jual. Namun proses yang dilaksanakan bersama para pelaku bisnis itu sendiri, diharapkan akan menghasilkan produk yang realistis, tajam bisa memasuki pasar wisman di mancanegara, dan cukup waktu untuk memasarkannya.

   Saya (Arifin Hutabarat) pada rapat itu dimasukkan pada kelompok pembahasan pasar Jepang. Pada kesempatan itu saya memberikan masukan, untuk pasar Jepang, sebaiknya sedari awal promosi, dapat dipastikan produk atau event yang definitif. Dengan kata lain, dipastikan terlebih dahulu jadual yang tepat, event outline dan lokasi rinci yang confirmed, Organizing Committee-nya, dan tentu saja harga-harga yang bervariasi tetapi juga definit. Saya usulkan juga program kegiatan dengan produk yang marketable pada karakter pasar wisman Jepang, misalnya semacam Bali Marathon. Lalu Golf Tournament.

   Sebenarnya juga kegiatan-kegiatan berkaitan dengan bahari, cocok untuk menarik wisman Jepang. Maka Sekjen Gahawisri, Didien Junaedi, yang juga masuk di anggota kelompok pasar Jepang, mengusulkan satu event untuk tahun 2009 yang merupakan suatu rangkaian kegiatan layar dari Bali ke Selayar, terus ke Wakatobi, dan berakhir di Bunaken, Manado.

 

Kebijakan Pembangunan Pariwisata

 

   Dirjen Pemasaran Pariwisata menyodorkan konsep RKP (Rencana Kerja Pemerintah) di bidang pariwisata, dengan kebijakan sebagai berikut:

  • Pemanfaatan media dan teknologi informasi sebagai sarana poromosi pariwisata.
  • Kerjasama pemasaran dan promosi pariwisata.
  • Pengembangan destinasi pariwisata, termasuk budaya, alam, bahari, dan olahraga.
  • Penyebaran destinasi pariwisata di luar Jawa dan Bali.
  • Fasilitasi kemitraan dengan sektor terkait.
  • Pengembangan sistem informasi pariwisata yang terintegrasi di pusat dan daerah.
  • Pengembangan professionalisme sumber daya manusia bidang pariwisata.

 

Adapun kebijakan pemasaran pariwisata, diringkaskannya sebagai berikut:

  • Akselerasi pemasaran di luar negeri.
  • Penyebaran wisatawan ke berbagai destinasi.
  • Kegiatan pemasaran terintegrasi.
  • Peningkatan aksesisbilitas.
  • Peningkatan pelayanan bagi wisatawan di pintu masuk utama.

 

Strategi pemasarannya terdiri dari:

  • Integrasi program dan kegiatan pemasaran di 12 fokus pasar, dengan branded-office di 12 fokus pasar tersebut.
  • Memfasilitas direct promotion produk unggulan pada segmen pasar khusus (niche) melalui guerilla marketing.
  • Co-marketing dengan airlines, hotel, travel agent, IT company, Lembaga Pariwisata Internasional.
  • Memfasilitasi event dan festival di daerah dan di cross border.
  • Task Force pemasaran multi-stakeholders.
  • Linkage jaringan e-marketing, inovasi sarana promosi – blog, iklan onlione dan mobile.
  • Optimalisasi market intelligence terhadap kompetitor.

 

Demikianlah proyeksi kegiatan tahun 2009. Industri pariwisata Indonesia sebaiknya menelaah, di mana perlu memberikan pendapat dan saran, agar rencana tersebut dapat dilaksanakan efektif oleh pelaku bisnis pariwisata.===

8 Tanggapan to “Prospek Kegiatan dan bisnis Pariwisata 2009”

  1. budy zet mooy berkata

    Prospek pariwisata budaya di propinsi NTT – Nusa Tenggara Timur, khususnya suku boti di kab. tts – ? ?, Editor – sangat menjanjikan, sebab merupakan satusatunya suku tua di daratan pulau Timor yang masih memegang teguh niliai2 adat dan tradisinya, tetapi agenda-agenda pengembangannya masih sebatas wacana, tidak serius semua stakeholder dalam memajukan sektor pariwisata terutama wisata budaya…..(terutama travel dan biro perjalanan)….mahon diperhatikan pak..?

    Trims, Mahasiswa Pasca Sarjana Kehutanan UGM Yogyakarta, tinggal di Kupang – NTT

  2. kurdul berkata

    harus juga didukung/support ama pemerintah…..

  3. Andi Irwan berkata

    Prospek Pariwisata Kota Palopo Sul-Sel sebenarnya sangat menjanjikan akan tetapi tidak ditangani secara baik dan sungguh-sungguh oleh Pemerintah Daerah. Alasannya kekurangan dana APBD yang dialokasikan untuk pengembangan obyek wisata yang banyak terdapat di Kota Palopo. Juga kurangnya perhatian oleh segenap Pemerintah Luwu Raya: 3 Kabupaten dan 1 Kota untuk pengembangan dan pelestarian budaya dan adat istiadat Kerajaan Luwu.
    Oleh karena itu sebagai Wija To Luwu meminta perhatian dan bantuan dari Pemerintah Pusat khususnya Departemen Pariwisata untuk membantu pengembangan Pariwisata dan Pelestarian Kerajaan Luwu.

    Thanks, Pemerhati Pariwisata dan Budaya Kerajaan Luwu Kota Palopo, Sul-Sel

  4. andrian berkata

    kalo boleh nanya apakah ada yang bisa bantu. apa mungkin juga dari dinas pariwisata,ini permasalahannya???????? saya mau nanya untuk jalan2 di indonesia kira2 pulau n daerah mana saja ya, yang sekiranya sangat indah untuk dikunjungi. dan jg apakah ada yang punya ide kira2 itu habis dana berapa. karena banyak teman saya mau ke indonesia tapi takut dengan biaya yg mahal?? tlg balas ini email saya. fajar_soerabaja@yahoo.co.id

  5. tri kardianti berkata

    Memang sih pariwisata di kota palopo sul_sel cukup banyak dan dapat dikunjungi oleh para touris tapi masyarakat kota palopo kurang memperhatikan tempat wisata yang ada di kotanya, contohnya : masjid djami’(masjid tertua di kota palopo),gereja p-niel (gereja yang dibangun oleh kolonial belanda pada tahun 1921-an, kedatuan & rumah adat langkanae’,kambo & masih banyak lagi dech….
    saya sebagai pelajar pariwisata kepengen melihat kota palopo dikunjungi banyak wisatawan dari dlm negeri or luar negeri.
    jadi saya mohon bantuan dari seluruh masyarakat kota palopo & terutama untuk dinas pariwisata kota mohon bantuannya dengan sangat.

    UJP “PRODUCTION”
    SMK NEGERI 1 PALOPO

  6. antonillah berkata

    pariwisata mamang salah satu bisnis yang menjanjikan di Idonesia dengan Pariwisata yang aik maka enonomi masyarakat akan meningkat…

  7. Rina Setiowati berkata

    Sangat disayangkan banyak potensi wisata Indonesia dapat dikembangkan dan sangat menarik keindahan wisatanya. Tetapi karena kurang penanganannya jadi kalah bersaing dengan wisata di luar negeri. Misal di kota Bondowoso, Jawa Timur terdapat obyek wisata kawah Ijen dan air terjun 2 arus, panas dan dingin, sangat disayangkan tidak ada promosi. Mohon pemda setempat dan pemerintah pusat memperhatikan, bisa jadi alternatif berwisata sebelum ke Bali.

  8. firda berkata

    in our country tu banyak daerah yg sangat bgus tuk di jadikan tempat Pariwisata, tapi karna kurangnya pengelolaan dan rasa ingin mengembangkannya………

    sekarang saya mau tnya sebenarnya kalau suatu tempat sudah di jadikan tempat wisata banyakkan hasilnya juga???

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.