…………Travel Tourism Indonesia…TTIspot

. . . . . . . . . . Mari kita monitor denyut nadi pariwisata. Lihat PILIH KATEGORI.

Geliat Pariwisata TimTeng dan Mesir

Posted by Arifin Hutabarat pada 28 Februari, 2011

Analisis Berita:

   Negeri-negeri Timur Tengah yang sudah makmur dari hasil minyak bumi, pun belakangan ini menaruh perhatian dengan upaya meningkatkan pariwisata. Bahkan ketika ekonomi dunia krisis tahun 2008 dan 2009 yang membuat  aliran wisman di dunia agak turun, ketika wisman mengubah pola perjalanan pada tujuan-tujuan berjarak pendek, Arab Saudi ikut juga menggalakkan wisnus alias wisata dalam negerinya. Untuk tetap menggairahkan pelaku bisnis pariwisata. Kini, mereka rajin memberitakan perkembangan pariwisata.

   Siria mengumumkan jumlah wisman yang berkunjung meningkat  55 %, Jordania mengumumkan pendapatan dari pariwisata bertumbuh 28 %, Arab Saudi pun menggalakkan lagi pariwisata di mana  tahun 2010 pendapatan sektor ini meningkat 4,8 %.

   Menteri Pariwisata Mesir yang baru, mempertunjukkan semangatnya memperbaiki situasi. Dia baru saja diangkat setelah rakyatnya menumbangkan Presiden Hosni Mubarrak. Mounir Fakhry Abdel Nour, sang Menteri, langsung mengumumkan dia telah mengundang sejumlah aktor dan tokoh media terkenal, untuk mengorganisir pertunjukan dan acara entertainmen di lapangan Tahrir Square, Kairo. Nama dan lokasi lapangan ini menjadi tersohor dan beraroma “simpatik” ke seluruh dunia sebagai tempat rakyat memprotes dan mengganti kekuasaan. Yang diundang, termasuk Oprah Winfrey dari Amerika.

   Dia malah berani mengatakan, tidak akan membuat Mesir sebagai destinasi yang akan menarik wisman dengan paket-paket wisata harga murah. Padahal bersamaan itu dia akan mengundang para pengguna Facebook mempublikasikan destinasinya agar mengajak wisman datang berkunjung. Dan akan mengikuti pameran dan konperensi pariwisata untuk promosi, dengan “menjual’ keberhasilan ‘revolusi pro demokrasi’.

   Ekonomi Mesir, — untuk penghasilan devisa,– diakui bergantung pada pariwisata, pada investasi modal langsung dari luar negeri, dan terusan Suez,. Pariwisata menyumbang lapangan kerja 12 persen terhadap jumlah tenaga kerja secara nasional, menghasilkan sekitar US$ 10,76 miliar tahun 2009. Selain situs-situs  dan piramid bersejarah kuno, yang ditawarkannya adalah “sun, sand and diving”.

   Kalau Siria, misalnya, tahun lalu mencatat kunjungan wisata oleh 4,6 juta wisatawan dari negeri Arab lain tetangganya,  1,5 juta warga Siria yang berdiam di luar negeri, dan 2,3 juta wisman dari berbagai negara, berarti secara keseluruhan meningkat sembilan persen.  Mesir mencatat wisman dari Rusia paling banyak datang menikmati destinasinya.

   Menteri Pariwisata Mesir yang baru dilantik itu juga langsung berbicara praktik bisnis yang akan didorong, yaitu meningkatkan penerbangan. Dicontohkannya, 23 penerbangan per minggu telah menghubungkan Mesir dari kota-kota Italia, yakni Roma, Milan, Catania. “Extra flights akan dilaksanakan ke semua destinasi wisata di Mesir mulai tanggal 17 Maret ini,” kata dia. ***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: