…………Travel Tourism Indonesia…TTIspot

. . . . . . . . . . Mari kita monitor denyut nadi pariwisata. Lihat PILIH KATEGORI.

Sebuah Model Promosi TTI

Posted by Arifin Hutabarat pada 13 Juli, 2010

Abusupian Kharkharov, pengusaha Rusia (kanan). Menteri Budpar, Jero Wacik, menjelaskan potensi dan peluang investasi di pariwisata Indonesia

Berawal dari kunjungan kehormatan kepada Hamid Awaluddin, Duta Besar RI di Moskow, Abusupiyan Kharkharov menyatakan keinginan untuk berkunjung ke Indonesia.  Tidak lama setelah itu, Syamsul Lussa, Direktur Pengembangan Pasar Kemenbudpar, disela-sela kesibukannya selaku Pimpinan delegasi Indonesia pada pameran MITT, Moscow International Travel and Tourism 2010 selama empat hari tanggal  17 – 20 Maret 2010, menyempatkan diri untuk beraudiensi kepada Duta Besar.  Dari audiensi di KBRI Moskow itu, kemudian meluncur gagasan-gagasan untuk merealisasikan keinginan Abusupiyan.

Gayung bersambut, di Jakarta, Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Kemenbudpar setelah mendapatkan laporan tentang keinginan pengusaha muslim Rusia tersebut, segera memberikan pedoman meyakinkan untuk dilaksanakan sesegera mungkin. (Artikel ini telah dimuat di Newsletter Pariwisata Indonesia, edisi Mei 2010). Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Berita | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Mengembangkan Pasar Negeri Cina

Posted by Arifin Hutabarat pada 13 Juli, 2010

Vinsensius Jemadu diinterview oleh TV di China (atas), Wakil Dubes RI di Beijing (kiri) dan GM Garuda Beijing (kanan).

Berbeda dari kegiatan Fam Trip ke luar negeri selama ini, kali ini Kemenbudpar mengirimkan 19 tour operator Indonesia ke negeri Cina dengan tema ganda: Fam Trip dan Benchmarking. Konsepnya, selain “seperti biasa” para agen-agen Indonesia memasarkan berbagai destinasi,bertindak selaku seller,  bobot business trip-nya juga ditingkatkan dengan motivasi benchmarking. Para operator tur Indonesia dibawa berkeliling dengan motivasi untuk menarik perbandingan, bagaimana rapi dan majunya pengemasan produk serta pengelolaan objek wisata di negeri Cina.

Dengan konsep demikian, Kemenbudpar mengorganisir dan memfasilitasi para pelaku bisnis dari Sumatra Utara, Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Lombok melaksanakan perjalanan bisnis ke tiga kota di Cina,  Beijing, Shanghai, Guangzhou pada tanggal 10 sampai 17 Juni 2010.  Disamping itu, juga diikutsertakan Kadisparda Yogyakarta dan yang mewakili Kadisparda Lombok. (Artikel ini telah dimuat di Newsletter Pariwisata Indonesia, terbitan Ditjen Pemasaran, Kemenbudpar, edisi Juni 2010). Baca entri selengkapnya »

Posted in Berita | Dengan kaitkata: , , , | 1 Comment »

Bali Menyedihkan, hal Visa itu

Posted by Arifin Hutabarat pada 5 Mei, 2010

Bali sepertinya sedang terserang “musibah”. Dari heboh film Cowboys in Paradise, kini ramai dikeluhkan perihal situasi pelayanan di bandara Ngurah Rai. Wisman sampai harus antri empat jam saat memproses Visa untuk keluar dari bandara, setelah tiba di bandara Bali itu dari penerbangan luar negeri. Care Tourism, merasa sangat prihatin. Ketuanya, Wuryastuti Sunario, mengirimkan info-info sejak kemarin. Salah satu pagi ini, kita kutip saja selengkapnya untuk mengikuti perkembangan. Kalau ini benar, sangatlah memprihantinkan, namun yang penting adalah “something got to be done”. Mari ikuti dengan meng-klik :

Bali – Visa on Arrival yang susah

Posted in Berita | Dengan kaitkata: , , | 3 Comments »

Ide-ide untuk Vote for Komodo

Posted by Arifin Hutabarat pada 20 April, 2010

Subagiyo

Komodo dan gadis pun bisa ramah (foto Antara)

Ide dan usulan apa yang sebaiknya dan bisa dilakukan lagi, dalam rangka mendukung keberhasilan terpilihnya Komodo menjadi salah satu The World’s Seven Wonders of Nature, disampaikan juga secara tertulis pada saat dilaksanakannya diskusi bertajuk “Mengusung Komodo Menjadi milik Dunia”, oleh Subagiyo. Dia seorang pelaku bisnis pariwisata. Inilah catatannya : Baca entri selengkapnya »

Posted in Petunjuk-petunjuk | Dengan kaitkata: , , | 1 Comment »

Mengingatkan “Vote for Komodo”

Posted by Arifin Hutabarat pada 20 April, 2010

Care Tourism dan LKBN Antara menggelar diskusi "Mengusung Komodo Menjadi milik Dunia". Pembicara utama Dirjen Pemasaran Pariwisata, Sapta Nirwandar.

Direktur “B-Travel”, Subagiyo, ikut aktif sebagai salah satu peserta pada Round Table Discussions bertajuk “Mengusung Komodo Menjadi milik Dunia”  yang diselenggarakan oleh Care Tourism bersama LKBN Antara pada 31 Maret 2010 yang lalu. Terus memperhatikan perkembangan hingga sekarang. Dikirimkannya kutipan sebuah berita on-line seperti kita kutip ulang di bawah ini.

Republika OnLine » Breaking News » Lingkungan

Taman Nasional Komodo Tergusur ke Posisi 17

Senin, 19 April 2010, 11:41 WIB

JAKARTA–Data yang dimuat dalam website http://www.new7wonders.com, Baca entri selengkapnya »

Posted in Petunjuk-petunjuk | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Apa kabarnya tentang TMII ?

Posted by Arifin Hutabarat pada 23 Maret, 2010

Ekasanti

Terrnyata susah mendeteksi seberapa banyakkah sesungguhnya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) itu dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Tidak ada statistik akurat. Namun diperkirakan oleh pihak manajemennya, sekitar lima persen dari total pengunjung. Tak diragukan kunjungan wisatawan nusantara cukup banyak, dan ini tentu dalam rangka KNCN, Kenali Negerimu Cintai Negerimu.  Ekasanti, berbincang dengan pihak TMII dan menuliskannya:

TMII ( Taman Mini Indonesia Indah) merupakan kawasan wisata nasional kebanggaan  Jakarta. Satu-satunya kawasan wisata yang menggambarkan Indonesia dalam wujud yang kecil seperti terlihat dalam salah satu wahana yang disebut Danau Arsipel. Ikon yang menonjol   di TMII adalah  anjungan dari seluruh propinsi kecuali Propinsi Papua Barat baru tahun ini baru dibangun .   Baca entri selengkapnya »

Posted in Fasilitas Wisata, Tour Ke mana ? | Dengan kaitkata: , , , , | 1 Comment »

Undangan ke Vote for Komodo

Posted by Arifin Hutabarat pada 17 Maret, 2010

Posted in Berita | 1 Comment »

”Mengusung Komodo Menjadi milik Dunia”

Posted by Arifin Hutabarat pada 14 Maret, 2010

Saleh Tjakraamijaya (Care Tourism), Wuryastuti Sunario (Ketua Care Tourism), Sunaryo (Care Tourism), Wawan Indrawan (Antara) dan Ekasanti (PR Mondial), ketika usai penandatanganan kerjasama.

Organisasi Care Tourism membuat kerjasama dengan bekerjasama dengan Media Relations dan Event LKBN ”Antara”, untuk menyelenggarakan serangkaian Round Table Discussion (RTD) mengenai pariwisata Indonesia, didukung oleh PR Mondial. Enam seri RTD tersebut akan dilaksanakan secara berurutan setiap sekali dua bulan selama tahun 2010, dengan menyesuaikan topik pembahasan setiap seri dengan “current issue” yang dipandang baik untuk dibawa ke forum.

Sebagai seri pertama, akan dilaksanakan bertajuk Mengusung Komodo Menjadi Milik Dunia, Vote Komodo for ” New 7 Wonders of Nature” . Berminat? Silahkan menghubungi: ANTARA dengan Nelly 021-3507104/08171770027 dan PR Mondial dengan Ekasanti 087883736805.

Pembicara utama pada acara tersebut adalah Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata, Kemenbudpar, DR. Sapta Nirwandar. Pembicara lain terdiri dari Direktur Marine, World WildLife Fund (WWF), Wawan Ridwan, dan Project Manager SwissContact, Thomas Ulrich, dengan moderator Tuti Sunario, Ketua Care Tourism. Baca entri selengkapnya »

Posted in Berita | Dengan kaitkata: , , , , , | 2 Comments »

Kepulauan Riau, pun untuk Wisnus

Posted by Arifin Hutabarat pada 14 Maret, 2010

Akib Rachim, Ardiwinata dan Moh Bisri (kiri ke kanan)

Di Batam, berbincang dengan Ardiwinata, Kepala bidang Pengembangan dan Promosi Wisata kota itu, bersama beberapa pelaku bisnis pariwisata setempat, lalu di Bintan, dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Akib Rachim serta Moh. Bisri Kepala Bidang Pemasaran Diparda Provinsi Kepulauan Riau. Bersama Faried Moertolo dari Direktorat Pengembangan Pasar, Kemenbudpar, kami mengunjungi dua pulau itu medio Februari 2010.  Saya menulis di Newsletter “Pariwisata Indonesia”, edisi Februari 2010, kesan dan pesan seperti ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in Tour Ke mana ? | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »

Imigrasi Menaikkan Biaya Visa

Posted by Arifin Hutabarat pada 28 Januari, 2010

Wuryastuti Sunario

Imigrasi Indonesia membuat peraturan dadakan mengenai Visa on Arrival. Cukup merepotkan. Ketua Care Tourism, Wuryastuti Sunario, tanggal 25-1-2010 malam mengirim SMS ini : Menurut info dari Singapura, mulai besok Imigrasi akan menghapus US$ 10 fee untuk visa satu minggu, dan memberlakukan US$ 25 untuk visa satu bulan. Ini akan langsung mematikan pariwisata ke Batam dan Bintan dan Jakarta bagi yang short stay, apalagi Malaysia memberi fasilitas visa free.”

Kemudian, Wuryastuti Sunario memperjelas tanggapannya. “Kebanyakan pejabat Indonesia di Pusat melihat Baca entri selengkapnya »

Posted in Berita | 6 Comments »